Renstra

Dalam rangka ikut serta mewujudkan tujuan pendidikan nasional khususnya tujuan pendidikan tinggi, STIKes “Surya Mitra Husada”Kediri telah menyusun rencana induk pengembangan (RIP) tahun 2013 hingga 2028 sebagai rencana jangka panjang yang dijabarkan lebih lanjut dengan rencana program lima tahunan (renstra). RIP dijabarkan dalam lima tahapan renstra.

Renstra 2013- 2016

Pengembangan diarahkan kepada konsolidasi internal serta eksternal yang terkait dengan Prodi  baik yang terkait Tridarma Perguruan Tinggi, manajemen organisasi, dan sumber daya manusia (SDM) sehingga pada 4 tahun pertama STIKes “Surya Mitra Husada” Kediri sudah terakreditasi untuk BAN-STIKES “SURYA MITRA HUSADA”KEDIRI dengan status B. Sedangkan di tingkat SDM semua dosen telah mempunyai kualifikasi  pendidikan S2 pada tahun 2016 dan mempunyai jabatan fungsional minimal asisten ahli. Untuk publikasi karya ilmiah dosen difokuskan pada jurnal berskala nasional, ISSN terakreditasi maupun tidak terakreditasi.

Renstra 2017- 2020

Pengembangan diarahkan kepada konsolidasi internal serta eksternal yang terkait dengan Prodi  baik yang terkait Tridarma Perguruan Tinggi, manajemen organisasi, dan sumber daya manusia (SDM) sehingga pada 4 tahun pertama STIKes “Surya Mitra Husada” Kediri sudah terakreditasi untuk BAN-STIKES “SURYA MITRA HUSADA”KEDIRI dengan status B. Sedangkan di tingkat SDM semua dosen telah mempunyai kualifikasi  pendidikan S2 pada tahun 2016 dan mempunyai jabatan fungsional serta memiliki sertifikasi dosen. Untuk publikasi karya ilmiah dosen difokuskan pada jurnal berskala nasional, ISSN dan terakrediatasi B maupun A, Sedangkan untuk publikasi karya ilmiah tingkat internasional difokuskan pada jurnal internasional terakreditasi.

Renstra 2021- 2024

Pengembangan di arahkan pada pencapaian 90 % dosen pengampu mata kuliah berkualifikasi doktor yang linier dengan keilmuannya, memiliki NIDN, memiliki jabatan fungsional minimal lektor dan mendapatkan sertifikasi dosen. Pada Periode ini diharapkan learning outcomes mahasiswa memiliki nilai TOEFL minimal 450. Untuk publikasi karya ilmiah dosen difokuskan pada jurnal berskala internasional. Dengan arah pengembangan ini tentunya juga difokuskan pada kepuasan costumer atau mahasiswa baik secara Internal maupun Eksternal bahkan yang bersifat akademik, administratif dan lainnya. Diharapkan 90% mahasiswa, alumni dan stakeholder merasa puas dengan pelaksanaan  Pendidikan di“Surya Mitra Husada”Kediri.

Program pengembangan jangka menengah di arahkan kepada pendidikan yang berbasis IT (Information Technology), sehingga semakin mempercepat dan meningkatkan mutu lulusan yang berbasis keilmuan yang terpublikasi dengan Sistem IT. Untuk pengembangan kerjasama atau MOU diarahkan kerfjasama nasional dan  Internasional seperti yang telah dilakukan STIKes “Surya Mitra Husada”Kediri yang telah menjalin kerjasama dengan Tasmania University, Flinders University dan Kan Khon Kaen  University Thailand  ,international union Against Tuberculosis and lung Disease,Arelano University,Center Escolar University Philippines ,ST Dominic Savio College ,Philipines Women’s University,cheers , SEAMEC dalam bidang pengiriman tugas belajar dosen dan publikasi karya ilmiah pada jurnal Internasional.

Arah Pengembangan pada tahap ini juga difokuskan kepada kemampuan  Institusi untuk menyelenggarakan pengembangan SDM dosen dan Tenaga Kependidikan yang kompeten, dan dikuti oleh  seluruh civitas akademika dari berbagi daerah dan institusi di Indonesia pada khususnya dan Institusi Luar Negeri pada umumnya. Pada rencana pengembangan jangka menengah ini di arahkan pada status Akreditasi untuk mendapatkan status Akreditasi A Stikes “Surya Mitra Husada”Kediri.

Renstra 2025- 2028

Arah pengembangan difokuskan pada :

A. Internal

Pengembangan di tingkat Sumber Daya Manusia  dosen diarahkan pada peningkatan Jabatan Fungsional Dosen dari Lektor / Lektor Kepala menjadi Guru Besar. Sedangkan Pengembangan pada proses pembelajaran, mahasiswa diharuskan sudah menggunakan Bilingual dalam proses pembelajaran dengan menggunakan bahasa inggris  serta bahasa internasional lainnya serta  berkonsentrasi dalam membuka secara khusus kelas Internasional.       Pada seluruh proses pembelajaran dan layanan kemahasiswaan sudah berbasis IT menggunakan e-learning dan pengembangan tutorial dikelas, laboratorium serta pengalaman kerja dilapangan atau wahana praktik. Untuk pengembangan kerjasama atau MoU diarahkan pada lingkup Asean dan Internasional yang di perluas lagi selain yang sudah  dilakukan  MoU dengan STIKes “Surya Mitra Husada”Kediri pada arah pengembangan tahap menengah.

Akhir Arah Pengembangan pada tahap ini juga difokuskan kepada status Akreditasi A  oleh BAN-PT Stikes “Surya Mitra Husada”Kediri, sehingga mampu menjadi institusi bertaraf Asean.

B. Eksternal

Tahap pengembangan jangka panjang pada skala eksternal diharapkan menjadi universitas , yang lulusannya diakui secara nasional maupun internasional.

Renstra 2029- 2032

Arah pengembangan difokuskan pada :

A. Internal

Pengembangan di tingkat Sumber Daya Manusia  dosen diarahkan pada peningkatan Jabatan Fungsional Dosen dari Lektor / Lektor Kepala menjadi Guru Besar. Sedangkan Pengembangan pada proses pembelajaran, mahasiswa diharuskan sudah menggunakan Bilingual dalam proses pembelajaran dengan menggunakan bahasa inggris  serta bahasa internasional lainnya serta  berkonsentrasi dalam membuka secara khusus kelas Internasional.       Pada seluruh proses pembelajaran dan layanan kemahasiswaan sudah berbasis IT menggunakan e-learning dan pengembangan tutorial dikelas, laboratorium serta pengalaman kerja dilapangan atau wahana praktik. Untuk pengembangan kerjasama atau MoU diarahkan pada lingkup Asean dan Internasional yang di perluas lagi selain yang sudah  dilakukan  MoU dengan STIKes “Surya Mitra Husada”Kediri pada arah pengembangan tahap menengah.

Akhir Arah Pengembangan pada tahap ini juga difokuskan kepada status Akreditasi A  oleh BAN-PT Stikes “Surya Mitra Husada”Kediri, sehingga mampu menjadi institusi bertaraf Asean.

B. Eksternal

Tahap pengembangan jangka panjang pada skala eksternal diharapkan menjadi universitas , yang lulusannya diakui secara nasional maupun internasional.


standart 1 september 2015